Melindungi Folder Dengan Kata Sandi di Windows

6

Luangkan waktu beberapa saat untuk mempertimbangkan berapa banyak informasi sensitif yang Anda simpan di komputer saat ini. Informasi bank? Foto keluarga? Dokumen keuangan?

Seaman file terasa di PC Anda, mereka juga target utama untuk niat jahat. Sandi yang melindungi folder sensitif adalah langkah keamanan dasar. Anggap saja sebagai kubah virtual, yang mengenkripsi file atau folder tambahan apa pun yang Anda perlukan agar tetap aman.

Baca terus untuk mempelajari cara membuat folder yang dilindungi dengan password untuk menjaga file berharga Anda.

Metode 1: Kunci Folder Berbasis Teks

Meskipun Windows 10 tidak mengizinkan pengguna untuk melindungi folder dengan kata sandi secara default, Anda dapat menggunakan skrip batch untuk mengunci folder menggunakan kata sandi pilihan Anda.

Mulai dengan mengarahkan ke folder yang ingin Anda kunci. Saya akan membuat folder baru untuk digunakan sebagai virtual safe bernama Safe.

Klik dua kali folder. Kemudian Anda akan membuat file batch dalam direktori yang akan menyimpan kunci folder. Buat dokumen teks kosong di dalam folder Anda dengan mengklik kanan ruang kosong dan pilih New > Text Document.

Di dalam dokumen ini, salin dan tempel kode berikut:

cls
@ECHO OFF
title Folder Locker
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure u want to Lock the folder(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to Unlock folder
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==your_password goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
goto End
:End

Untuk mengatur kata sandi, ubah sedikit your_password di baris if NOT “%pass%==your_password” goto FAIL ke kata sandi pilihan Anda:

Setelah Anda menambahkan kata sandi, buka File > Save As dalam program Notepad. Beri nama apa pun yang Anda inginkan, Locker dalam kasus saya, tetapi pastikan Anda menambahkan ekstensi .bat ke file Anda. Dalam kasus ini, saya akan menamai file saya Locker.bat (memastikan saya menyertakan ekstensi).

Klik dua kali file BAT untuk membuat folder Locker. Ini adalah folder yang akan dikunci dengan kata sandi. Anda sekarang harus memiliki folder dan file bernama Locker.

Tempatkan semua dokumen sensitif dalam folder Locker ini. Setelah Anda meletakkan file, klik dua kali file Locker.bat Anda lagi. Dan jendela Comment Prompt akan terbuka menanyakan apakah Anda ingin mengunci folder. Masukan Y dan tekan Enter.

Folder Anda akan hilang. Ini adalah produk sampingan alami dari file BAT.

Untuk mengakses file Anda lagi, klik dua kali file Locker.bat. Anda akan diminta memasukkan kata sandi yang Anda tambahkan saat membuat file.

Jika Anda memasukkan kata sandi dengan benar, folder Locker Anda akan muncul kembali.

Catatan: File BAT ini dapat diubah melalui PC. Itu berarti orang lain yang sudah biasa dengan trik ini mungkin dapat mengubah kata sandi Anda. Namun, untuk sebagian besar, trik kecil yang bagus ini akan menambahkan sedikt keamanan pada dokumen lokal Anda yang paling sensitif!

Metode 2: Kunci Folder ZIP

Sementara trik di atas menggunakan program Notepad default, Anda juga dapat mengunci dan memadatkan dokumen sensitif Anda menggunakan program desktop populer bernama 7-Zip.

Biasanya digunakan untuk membuka archive folder dan mengekstrak file, 7-Zip juga memungkinkan pengguna untuk melindungi foldernya dengan kata sandi. Untuk mengikuti metode ini, pertama-tama unduh 7-Zip.

Setelah 7-Zip diunduh dan diinstal, klik start menu dan ketik 7zip. Pilih opsi  7-Zip File Manager. Kemudian, cari file atau folder yang ingin Anda lindungi, klik di atasnya, dan klik opsi Add di bagian atas jendela.

Selanjutnya, masukkan kata sandi baru di bagian Enkripsi. Setelah selesai, klik OK. Periksa lokasi folder Anda dan Anda akan menemukan file ZIP yang bernama sama dengan folder asli.

Sekarang setelah memiliki file zip, hapus folder asli.

Ini adalah ide yang baik untuk membuat folder lain yang berisi file zip, karena unzip itu mungkin mengekstrak file dalam direktori. Dalam contoh di bawah ini, folder Sensitive Documents akan menyimpan file Safe zip saya .

Klik kanan file zip dan pilih 7-Zip > Extract Here. Anda akan diminta memasukkan kata sandi.

Masukkan kata sandi Anda dan file yang akan muncul pada direktori.

Meskipun metode ini tidak begitu disarankan, karena harus mengulag seluruh proses setiap kali Anda perlu menambahkan atau melihat file, dan ini bekerja dengan sempurna hanya menggunakan perangkat lunak tepercaya ini.

Metode 3: Sembunyikan File dan Folder

Sekarang setelah Anda mengunci folder, Anda juga dapat mengambil langkah tambahan untuk menyembunyikan folder Anda dari tampilan.

Klik kanan file atau folder pilihan Anda dan pilih PropertiesBeri centang opsi Hidden di samping Atribut. Klik Apply dan kemudian OK.

File atau folder Anda sekarang harusnya sudah menghilang. Untuk melihat folder Anda lagi, klik pada tab View dari file manager Windows 10. Kemudian, pilih Options > Change folder and search options.

Di window File Options berikut, klik pada tab View . Dan selanjutnya, klik pada opsi berlabel Show hidden files, folders, and drives  di bawah Hidden files and folders.. Klik Apply dan kemudian OK .

Anda sekarang seharusnya sudah dapat melihat file atau folder. Untuk mengembalikan file atau folder Anda tersembunyi lagi, kembali ke window File Options dan pilih Don’t show hidden files, folders, or drives.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini